Puskaki Desak Penetapan Tersangka, Soal Dugaan Korupsi Replanting

0 24

PesonaNusa. Kasus dugaan penyelewengan dana Replanting Kelapa Sawit Bengkulu Utara sudah menjadi perhatian publik Bengkulu, bagaimana tidak, angka yang diusut oleh Kejati Bengkulu sangat fantastis yaitu anggaran pengajuan tahun 2019-2020 sebesar Rp 150 Miliar.

Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, Senin (25/4) melakukan hearing diterima oleh Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo.

Disampaikan, Kejati Bengkulu sudah menyita dari pihak terkait. Dengan demikian, Puskaki desak Kejati Bengkulu segera tetapkan tersangka kasus dugaan korupsi replanting sawit di Bengkulu Utara.

“Kejati Bengkulu kami nilai sangat lamban dalam mentapkan tersangka, padahal kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan 9 bulan lalu. Mestinya dengan sudah naik ke tahap penyidikan baiknya dibarengi dengan penetapan tersangka,” kata Sekjed Puskaki, Sony Taurus.

“Tapi sejak Januari 2022 pihak Kejati Bengkulu berjanji awal tahun diusahakan penetapan tersangka faktanya sampai bulan akhir April ini belum juga ada penetapan tersangka,” ungkapnya.

Sony berpendapat, mestinya dalam menangani perkara korupsi pihak Kejaksaan Tinggi Bengkulu bergerak cepat.

“Untuk itu Puskaki Bengkulu mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Bengkulu segera menetapkan tersangka dalam kasus replanting di Kabupaten Bengkulu Utara, dan meminta Kejati Bengkulu mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam kasus ini serta tidak tebang pilih,” pungkasnya. [rls]

Leave A Reply

Your email address will not be published.