Bupati BU Sampaikan Usulan Pembangunan Infrastruktur ke Komisi V DPR RI

0 45

PesonaNusa. Kunjungan kerja spesifik Anggota Komisi V DPR RI dalam rangka peninjauan infrastruktur di Kab. Bengkulu Utara, dipimpin Anggota Komisi V DPR RI Hj. Sadarestuwati, SP, MMA, disambut langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. H. Mian dan jajaran mulai dari Bandara Fatmawati Bengkulu hingga ke Balai Daerah Bengkulu Utara, pada Kamis (18/11).

Dalam rombongan Komisi V DPR RI juga hadir mitra kerja dari Ditjen SDA, Ditjen Bina Marga, dan Kemendes PDTT.

Peninjauan dilakukan mulai dari Pantai Tebing Kandang Kecamatan Air Napal, Pantai Urai Kec. Ketahun melihat abrasi yang menghawatirkan telah menggerus jalan Nasional Lintas Barat Sumatera.

Menyikapinya hal tersebut, Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian, meminta kepada Komisi V DPR RI merespon permasalahan jalan nasional ini.

Bupati Bengkulu Utara menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada bergesernya prioritas penganggaran dari penanganan infrastruktur yang dialihkan untuk penanganan dampak Covid-19. Jalan bernilai strategis yang menghubungkan obyek-obyek wisata dan pusat ekonomi masyarakat tentu harus diperhatikan.

“Ketidaksanggupan fiskal keuangan daerah imbas dari gesernya prioritas penganggaran, tentu harusnya menjadi kewajiban pemerintah pusat untuk menyikapi hal ini,” jelasnya.

Sedikitnya ada delapan usulan dari pemerintah daerah yang harus segera ditanggapi pembangunannya, diantaranya pembangunan jalan Ketahun- Giri Mulya, pembangunan jalan Air Muring- Tanjung Harapan, pembangunan jalan SP.6 SP.3 Desa Air Langi, pembangunan jembatan Air Palik, Desa Tanjung Putus, pembangunan jembatan Desa Lembah Duri, pembangunan jalan non status Bintunan- Ketahun, Peningkatan Jalan Giri Kencana- Pusat KGB 2 jalur, dan pembangunan islamic center.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPR RI, Sadarestuwati menilai, Bupati BU kreatif dalam mengejar percepatan pembangunan untuk daerah. Upaya berkelanjutan terus diperjuangkan sampai dengan saat ini kolaborasi melibatkan pemerintah pusat dan DPR RI untuk melihat langsung kondisi daerah.

Hasilnya, Komisi V DPR RI sepakat mendorong pembangunan di Bengkulu Utara dengan cara menindaklanjutinya dalam rapat bersama mitra kerja untuk pengalokasian anggaran pembangunan tahun 2022.

“Sama-sama sudah kita lihat langsung kondisinya, dan kami akan menindaklanjutinya dalam rapat di DPR. Harapan kami mitra kerja juga melakukan hal yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Ditjen SDA, Ditjen Bina Marga, dan Kemendes PDTT diketahui menjadikan agenda tersebut sebagai laporan dan akan dilakukan rapat bersama di tingkat kementerian. [mrx/adv]

Leave A Reply

Your email address will not be published.