Stok Obat-obatan dan Vitamin Disidak

0 59

PesonaNusa. Apotek, pasar, pusat perbelanjaan Kota Bengkulu disidak Forkopimda Provinsi Bengkulu. Soal stok oksigen tidak luput dari pengecekan pada Rabu (14/7).

Wagub Bengkulu, Rosjonsyah menyampaikan pengecekan ini merupakan tindak lanjut usai rapat bersama Forkopimda beberapa waktu lalu. Setelah kota Bengkulu ditetapkan pada level 4 (zona merah) di luar Jawa-Bali, Pemprov dan Forkopimda ingin memastikan bagaimana ketersediaan kebutuhan obat-obatan, fasilitas rumah sakit, hingga ketersediaan oksigen di lapangan. 

“Tadi kita bersama mengecek ketersediaan stok obat-obatan dan vitamin, ada beberapa yang dibutuhkan pasien namun stoknya kosong, yang ada hanya vitamin yang biasa. Secepatnya kita akan upayakan, bagaimana agar obat-obatan ini dapat diproduksi lebih oleh distributor karena masyarakat sangat membutuhkan ini,” tegas Rosjonsyah.

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk ketersediaan tabung oksigen masih aman. Hal ini setelah pemprov mencoba komunikasi dengan pihak distributor CV. Maju Bersama. Bahkan, ke depan Pemprov juga mengajukan tambahan kuota tabung oksigen kepada distributor pusat di Bekasi. 

“Setelah dicek langsung ke agen, terbukti stok masih tersedia dan dapat disalurkan ke rumah sakit begitupun bagi masyarakat isolasi mandiri yang membutuhkan. Selanjutnya, Pemprov juga mengupayakan agar dapat penambahan kuota sekitar 2 ribu tabung oksigen,” terang pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Lebong dua periode ini.

Sementara, Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Guntur Setyanto menyampaikan pihaknya akan memberikan pelayanan ekstra agar semua distribusi kebutuhan terkait COVID-19 terpenuhi dan lancar. [MC/TuntasOnline/mrx]

Leave A Reply

Your email address will not be published.