Puas Jawaban Eksekutif, Insentif Nakes BU Bikin Fraksi Golkar Melotot

0 156

PesonaNusa. Fraksi Golkar DPRD Bengkulu Utara tetap konsisten mengawal perkembangan Covid19 di Kabupaten Bengkulu Utara.

Tidak hanya soal kelanjutan vaksinasi, tetapi insentif tenaga kesehatan 2021 dibebankan melalui APBD juga menjadi topik baru dan disampaikan pada rapat paripurna.

Ditemui usai Rapat Paripurna DPRD BU dengan agenda Jawaban Pihak Eksekutif Kabupaten Bengkulu Utara atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Bengkulu Utara terhadap Raperda Kabupaten Bengkulu Utara tentang LKPD BU TA 2020. Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Bengkulu Utara, Tommy Sitompul, S.Sos, Senin (24/5) mengaku puas setelah mendengar jawaban eksekutif.

“Tapi, tetap kita kawal terus, soal vaksinasi begitu juga soal insentif tenaga kesehatan pada tahun 2021 dibebankan ke APBD. Nanti kita mau lihat, berapa anggarannya, kapan saja waktu dibayarnya dalam satu tahun, kemudian yang diterima berapa apakah lebih besar atau lebih kecil dari sebelumnya,” kataTommy.

Politisi Golkar ini juga mengatakan, tenaga medis, para medis dan tenaga kesehatan lainnya yang terlibat langsung menangani Covid19, berhak menerima insentif yang setimpal.

“Jika yang diterima lebih kecil karena ada pemangkasan seperti yang terjadi di desa, kami tidak setuju. Tapi ini belum kita lihat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, insentif tenaga medis, para medis dan tenaga kesehatan lainnya yang menangani Covid19 tahun 2021 ini dibebankan ke APBD bersumber melalui Dana Alokasi Umum (DAU)/Dana Bagi Hasil (DBH). [mrx]

Leave A Reply

Your email address will not be published.