Pandemi Corona, Kinerja Mian-Arie Multiplier Effect Solusi Perekonomian BU

0 79

PesonaNusa. Konsentrasi pemerintahan Ir H Mian-Arie Septia Adinata SE. M.AP untuk Kabupaten Bengkulu Utara benar-benar teruji di masa Pandemi Covid19.

Disampaikan Ir H Mian baru-baru ini, dari 215 desa termasuk satu daerah kepulauan Enggano, 40 persen masyarakatnya sekarang bisa mengakses internet. Dengan demikian sosialisasi dengan cara digital dan pemanfaatan media sosial terkait prokes Covid19 dapat dilakukan dengan efektif.

Akan tetapi, desa-desa yang belum terjangkau dengan digitalisasi pihaknya juga rutin blusukan, turun langsung menyambangi warga dari desa- ke desa untuk sosialisasi prokes Covid19 yaitu pakai masker, mencucitangan pakai sabun, dan jaga jarak tidak berkerumun. Hal itu juga terus dilakukan walaupun saat ini sebagai paslon petahana.

“Kedepan pembangunan digitalisasi informasi ini terus kita giatkan, karena sangat efektif bersosialisasi,” ungkap Ir H Mian.

Program pemulihan ekonomi di masa pandemi, sebelum cuti Pilkada intens pihaknya lakukan melalui jaring pengaman sosial, pendampingan ekonomi dan kesehatan. Untuk 76 persen masyarakat BU berada di sektor perkebunan dan pertanian juga dicarikan solusi, caranya menampung hasil karet rakyat dibantu melalui program Kementerian PUPR dan ada juga program Replanting Kelapa Sawit dari BPDPKS.

“Kabar gembiranya harga jual karet dan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit sekarang sudah kembali normal, dampaknya (Covid19) sudah dapat diatasi,” kata Ir H Mian.

“Upaya-upaya membangun ekonomi rumahan juga dilakukan, dengan program rumah pangan lestari, kemudian pemanfaatan pekarangan melalui program peternakan dan budidaya ikan rumahan terus kita laksanakan. Untuk penyaluran bantuan UMKM pendataannya sudah komprehensif. Alhamdulillah daya beli masyarakat tidak terlalu berpengaruh, karena manfaatnya multiplier effect,” pungkas Ir H Mian. [mrx]

Leave A Reply

Your email address will not be published.