Sinergitas Pemda dan DPRD BU Optimalisasi PBB-P2

Per-Triwulan Rapat Kerja Evaluasi PAD

0 93

PesonaNusa. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif di pemerintahan Bupati Bengkulu Utara dan Wakil Bupati Bengkulu Utara, Ir H Mian- Arie Septia Adinata M.AP tidak diragukan lagi.

Selain Pemda Bengkulu Utara, pihak DPRD Kabupaten Bengkulu Utara juga sangat konsen terhadap upaya peningkatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Suasana hearing Komisi II DPRD BU bersama Bapenda BU.

 

Dalam kesempatan rapat kerja yang diselenggarakan pada 31 Januari 2020, Komisi II bersama Bapenda Bengkulu Utara melakukan evaluasi kinerja atas pencapaian target pendapatan PBB-P2 Tahun 2019 dihadiri langsung oleh Kepala Bapenda BU, Dodi Hardinata.

Disampaikan bahwa, SPPT yang disampaikan terlambat untuk 18 Kecamatan disebabkan adanya kerusakan mesin cetak.

Kemudian, data yang masih belum pernah di update/data ulang sejak tahun 2012 dan masih sangat rendahnya kesadaran wajib pajak untuk melakukan pembayaran PBB-P2 tepat waktu.

Adapun hasil rapat kerja dimaksud, solusi yang ditawarkan oleh Bapenda adalah agenda kerja yang mengedepankan aktivitas updating data/pemutahiran data dan pendataan ulang yang jadwalnya disebarluaskan ke seluruh Wajib Pajak yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara dalam periode Januari-Maret 2020.

Menyambut langkah tersebut, pihak DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi II memberikan apresiasi terhadap capaian target kinerja daerah sektor pendapatan PBB-P2 sebesar Rp 1,244 M tahun 2019. Karena disadari, butuh langkah-langkah strategis yang dapat dikedepankan ditengah keterbatasan anggaran daerah seperti saat ini.

Keakraban Kepala Bapenda BU bersama para dewan.

 

Tidak hanya itu, Kepala Bapenda BU, Dodi Hardinata juga menyampaikan, di tahun 2020, target 27,23% dari total wajib pajak yang di updating/mutahirkan diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap beban piutang pajak PBB-P2 secara maksimal.

“Kita perbaiki semua mesin cetak tahun 2020, optimalkan updating data based PBB-P2 sampai dengan akhir Maret 2020, penerapan inovasi lainnya antara lain memperluas jaringan pembayaran PBB-P2 melalui vendor jasa keuangan lainnya yang tersebar di 19 Kecamatan Se-Kabupaten Bengkulu Utara,” pungkasnya. [mrx/adv]

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.