Gelombang I, PDIP Umumkan 48 Paslon di Pilkada

0 182

PesonaNusa. PDIP sebagai pemenang Pemilu 2019 serius menghadapi Pilkada Serentak 2020. Rencananya, calon-calon kepala daerah yang diusung PDIP untuk Pilkada 2020 akan diumumkan Rabu (18/2).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah gelombang I akan diumumkan pada pukul 14.00 WIB.

“Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri dalam rapat DPP pada hari Senin, 17 Februari 2020 telah menetapkan 48 pasangan calon untuk 1 pasangan calon provinsi dan 47 pasangan calon kabupaten/kota yang sebagian diantaranya akan diumumkan secara terbuka ke seluruh rakyat Indonesia,” kata Hasto dalam siaran persnya, Selasa (18/2).

Hasto menuturkan, sebagian besar paslon yang diusung PDIP dan diumumkan pada gelombang I ini adalah kepala daerah incumbent (petahana).

“Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh DPP partai, (paslon) mampu membawa kemajuan, pertumbuhan yang berkeadilan, serta kemampuan di dalam membumikan ideologi Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Namun, pengumuman Rabu esok belum berlaku untuk tiga wilayah, yakni Solo, Makassar, dan kabupaten/kota di Bali. Termasuk nasib putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang masih harus menunggu hasil keputusan DPP PDIP untuk maju di Pilkada Solo.

“Pada dasarnya Kota Solo sudah siap. Tapi pelaksanaan sesuai aspirasi, setelah tanggal 23 Februari. Nanti akan bersamaan dengan para calon dari Bali dan juga beberapa wilayah ibu kota propinsi seperti Makassar,” ungkap Hasto.

Untuk pengumuman Pilkada Bali yang belum dilakukan, Hasto beralasan Rabu merupakan Hari Raya Galungan.

“Jadi besok dipastikan Solo, Makassar dan seluruh kabupaten/kota di Bali belum diumumkan. Nanti Solo, sama-sama dengan Bali dan Kota Makassar,” tuturnya.

Bagi PDIP, Pilkada 2020 merupakan momentum konsolidasi partai guna memperkuat kelembagaan dalam menyiapkan pemimpin masa depan. Sehingga, PDIP terus menggembleng kader-kadernya agar menjadi pemimpin ideologis, berkarakter nasionalis-kebangsaan, dan berjiwa kerakyatan.

“Pada saat bersamaan, kekuasaan politik yang dimiliki oleh setiap kepala daerah dari PDI Perjuangan harus meningkatkan derajat kemanusiaan melalui upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan taraf kehidupan warganya yang sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan tersebut,” kata Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan, setiap paslon yang diusung oleh PDIP di Pilkada wajib mengikuti Sekolah Partai.

“Atas dasar hal tersebut, maka setiap calon wajib menjalankan Dasa Prasetya Partai. Setiap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah wajib mengikuti Sekolah Partai,” tandasnya. [***]

Sumber: Kumparan

Leave A Reply

Your email address will not be published.