Gubernur Rohidin Dialog Pembangunan Bersama Kades di Kerkap

0 84

PesonaNusa. Dalam kunjungan kerja ke Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah hadir bersilaturrahmi dan dialog Pembangunan Bersama Masyarakat di Desa Penyangkak, Kecamatan Kerkap, Minggu (9/2).

Dalam kesempatan ini tampak mendampingi Gubernur Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamkah Sabri, Perwakilan Korem, Kodim, Kades se-Kecamatan Kerkap, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan masyarakat setempat.

 

Kepala Desa Penyangkak Yahadi mengucapkan terima kasih atas kedatangan Gubernur Bengkulu dan rombongan yang telah menyempatkan hadir untuk meninjau kondisi dan mendengar keluhan masyarakat setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Gubernur dan rombongan, kami mohon maaf jikalau penyambutannya seadanya. Sebelumnya kami tidak bisa tidur untuk menunggu hari pagi pak, untuk bisa bertemu dengan Bapak. Seumur saya, umur saya sudah 50 tahun pak, kali ini baru dikunjungi Gubernur untuk bertemu langsung dengan kami disini,” ujarnya.

“Disini turut hadir Kades se-Kecamatan Kerkap pak, untuk Pak Kades ayo pak silahkan sampaikan keluhan kita mumpung orang nomor satu di Provinsi Bengkulu ini hadir bersama kita pak. Bapak sudah melihat sendiri kondisi jalan, batang pepohonan mungkin telah banyak habis karena kami gunakan gotong royong bersama pihak Polsek dan Danramil untuk menormalisasi jalan. Kami sangat berterima kasih pak telah mau turun dan bertemu langsung bersama kamo, kami sangat tersanjung dan gembira pak,” tambahnya.

Pada dialog ini, Gubernur Bengkulu mendengar keluhan-keluhan dari kades-kades mengenai jalan, drainase, motor dinas, masalah PAD Desa, dan lain sebagainya.

Gubernur Bengkulu dalam dialog ini, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menyiapkan silaturrahmi tersebut, serta memaparkan terkait upayanya membangun Bengkulu dan juga pembagian Kepala OPD/Penjabat Esselon yang memang mengutamakan keadilan.

Terkait keluhan masyarakat, Gubernur akan segera menindaklanjuti dan juga meminta kepada kades untuk mempelajari pihak yang berkewenangan mengatasi keluhan-keluhan yang telah disampaikan karena ada semuanya memiliki mekanisme.

“Dalam kunjungan kali ini saya bersama rombongan meninjau langsung kondisi di Bengkulu mulai dari Kaur ke Muko-muko, Kota Bengkulu hingga Perbatasan Padang. Maksud saya untuk memetakan pembangunan dan setiap Desa-desa yang tersebar paling tidak pernah saya kunjungi. Mungkin banyak yang bertanya kenapa rombongan Pak Gub ini banyak, ini sengaja saya ajak pak, pejabat esselon 4-5 orang saya bagi untuk 9 Kabupaten 1 Kota , walaupun orang Gubernur orang Manna tidak semua Esselon orang Manna tapi kita bagi. Tujuannya agar rasa memiliki Pemerintah Provinsi Bengkulu itu betul-betul terjaga,” ujarnya.

“Tidak hanya itu, Esselon II dari Bengkulu Utara ini ada Pak Murlin, Pak Rusdi, Pak Edi, jadi jikalau tidak langsung bertanya atau menyampaikan keluhan ke saya bisa ke mereka menjadi tujuan utama. Saya meminta Pak, jangan menghindar jikalau ada masyarakat yang menyampaikan keluhan, bukan hanya soal jalan, tapi juga keluhan lainnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menormalisasi beberapa titik jalan dan jembatan di Bengkulu Utara diantaranya Jalan dari Tugu Polwan-Tanjung Agung, Jalan Perpu-Pematang Tiga, Jembatan Tanjung Agung Palik yang masih dalam tahap pengerjaan, serta Jembatan Batik Nau. [mrx/rls]

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.