Pitra Martin: Pemilu Ajang Kontrak Politik dengan Konstituen

0 45

PesonaNusa. Nampaknya langkah Pitra Martin maju di Pilbup Bengkulu Utara 2020 semakin serius. Pasalnya, setelah ambil formulir penjaringan Bakal Calon (balon) dari Golkar. Politisi PKPI itu, langsung melakukan hal yang sama ke tiga parpol sekaligus, Senin (21/10).

“Alhamdulillah hari ini saya, diwakili oleh kawan-kawan relawan kembali diberikan kesempatan untuk mendaftar dan ikut penjaringan bakal calon Bupati di beberapa partai,” terangnya.

“Sekali lagi inilah pembuktian akan keseriusan serta kesiapan kita untuk mengikuti ajang pesta rakyat lima tahunan. Jika memungkinkan kita akan lakukan komunikasi intens dengan seluruh partai politik, Insya Allah kita akan “borong” semuanya, cuma minus PDI-P,” tegas Pitra Martin.

Legislator Fraksi DeAsen Bengkulu Utara ini mengungkapkan, Pilbup Bengkulu Utara 2020 merupakan ajang penentuan nasib Bengkulu Utara selanjutnya.

“Sepemahaman saya, Pilkada atau Pilbup atau Pemilu itu merupakan ajang kontrak politik antara konstituen dengan calon yang dikehendakinya. Jadi jika konstituen mengkehendaki berubah maka perubahan itupun akan datang dan begitu juga sebaliknya. Seperti yang saya sampaikan sebelumya, ini persoalan prihatin atas nasib Bengkulu Utara, saya hanya sebagai maskot perjuangannya, sisanya tergantung kehendak dari seluruh masyarakat Bengkulu Utara,” tambah pria 43 tahun kelahiran Kecamatan Lais ini.

Untuk diketahui, Pitra Martin tidak hanya mengambil berkas penjaringan Balon Kada dari Golkar saja, tetapi juga PAN, Gerindra dan NasDem. [mrx/rls]

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.